15 October 2020, 01:59 WIB

Paris dan Delapan Kota di Prancis Berlaku Jam Malam


Nur Aivanni | Internasional

PARIS dan delapan kota lainnya di Prancis mulai Sabtu (17/10) hingga empat pekan kedepan diberlakukan jam malam.

Kedelapan kota yang diberlakukan jam malam juga yakni Grenoble, Lille, Lyon, Marseille, Montpellier, Rouen, Saint-Etienne dan Toulouse.

Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan jam malam untuk menekan meningkatnya penyebaran covid-19 di negara itu.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi, Macron mengatakan penduduk kota-kota itu tidak akan diizinkan berada di luar ruangan antara pukul 21:00 dan 6:00 pagi mulai Sabtu (17/10), selama setidaknya empat minggu, kecuali untuk alasan penting.

Baca juga : Kasus Melonjak, Australia Tunda Pelonggaran Pembatasan

"Kami harus bertindak. Kami perlu menghentikan penyebaran virus, kami tidak akan meninggalkan restoran setelah pukul 21.00 dan kami tidak akan berpesta dengan teman-teman karena kami tahu di situlah risiko kontaminasi terbesar," kata Macron, Rabu (14/10), seraya menambahkan langkah itu akan menghentikan orang mengunjungi restoran dan rumah pribadi di larut malam .

Menurutnya, siapa pun yang ditemukan berada di luar ruangan selama jam malam tanpa izin khusus akan menghadapi denda 135 euro ($ 159).

"Kami berada dalam situasi yang mengkhawatirkan," kata Macron.

Namun Macron, menegaskan, bukan berarti Prancis kehilangan kendali terhadap virus. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT