15 October 2020, 01:28 WIB

YouTube akan Hapus Konten Hoaks tentang Vaksin Covid


mediaindonesia.com | Teknologi

YOU Tube menegaskan akan menghapus konten yang bertentangan dengan keterangan ahli terkait vaksin covid-19 serta akan memperbarui informasi yang salah tentang pandemi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai perjuangan menangkal penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan tentang virus corona dan perawatannya.

YouTube, layanan berbagi video milik Google itu mengatakan, tengah memperluas kebijakan misinformasi medis yakni menghapus klaim tentang vaksinasi covid-19 yang bertentangan dengan keterangan ahli dari otoritas kesehatan setempat atau Organisasi Kesehatan Dunia.

YouTube mengaku pihaknya bertindak untuk mengantisipasi rilis satu atau lebih vaksin dan skeptisisme di antara banyak orang tentang kegunaannya.

Baca juga :Kasus Covid-19 di Inggris Melonjak

Dikatakan konten yang akan dihapus antara lain mencakup klaim bahwa vaksin dapat membunuh orang atau menyebabkan kemandulan atau  microchip akan ditanamkan pada orang yang menerima vaksinasi.

YouTube mengatakan telah menghapus lebih dari 200.000 video dengan informasi Covid-19 yang berbahaya atau menyesatkan sejak Februari, termasuk klaim yang belum diverifikasi tentang penularan atau perawatan yang tidak berdasar.

Sementara itu, Facebook pada hari Selasa (13/10) mengumumkan larangan iklan yang berisi konten mencegah orang mendapatkan vaksinasi.

Raksasa teknologi itu terus berupaya menangkal informasi yang tidak benar, apalagi facebook juga dituding dituduh membiarkan gerakan anti-vaksin berkembang. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT