14 October 2020, 22:49 WIB

Beasiswa SEMESTA: Menyambung Asa Para Lulusan SMA dan SMK


Syarief Oebaidillah | Humaniora

PANDEMI covid 19 yang sedang mewabah berdampak berbagai sektor termasuk dunia pendidikan di Indonesia.. Sekolah-sekolah diliburkan, kegiatan belajar-mengajar secara tatap-muka dihentikan, hingga acara kelulusan terpaksa dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring).

Beberapa siswa. lulusan SMA/SMK/Sederajat terpaksa tak bisa melanjutkan kuliah karena kondisi finansial orangtua terdampak. Lulusan perguruan tinggi pun tak bisa segera mendapat pekerjaan seiring semakin sempitnya lapangan pekerjaan yang tersedia.

Situasi yang memprihatinkan itu pun sempat membuat Sabilla Ayu (18) nyaris menganggur. Kontrak kerja bersama salah satu perusahaan yang ia tandatangani sebelum masa pandemi, mendadak dibatalkan akibat perampingan karyawan di perusahaan tersebut. Kontrak kerja dibatalkan bahkan sebelum Sabilla sempat menjalani masa kerja selepas lulus dari SMK Telkom Malang, Jawa Timur, pada Juli lalu.

Tak berbeda dengan Alfin Ardian (18), yang sempat merasa frustasi sejak masa pandemi. Sebagai anak sulung dari enam bersaudara, Alfin berencana ingin segera bekerja setelah lulus dari SMK Budi Utomo Jombang, Jawa Timur, pada Juli lalu. Ini supaya ia bisa membantu meringankan beban kedua orangtunya yang masih harus membiayai adik-adiknya. Alvin tentu tak ingin menambah masalah baru dengan mengambil opsi melanjutkan kuliah.

Beasiswa yang hanya berupa dana pendidikan boleh jadi ada banyak di luar sana. Namun, beasiswa yang berkomitmen memberikan dana pendidikan sekaligus kontrak kerja, mungkin hanya segelintir.

Beasiswa kuliah kerja SEMESTA (Sevima Mencari Siswa Bertalenta) yang digagas oleh PT. Sentra Vidya Utama lahir atas komitmen tersebut. Beasiswa ini memberikan subsidi biaya kuliah sekaligus kontrak kerja bagi lulusan SMA/K yang bertalenta, terutama untuk mereka yang tertarik pada bidang IT dan Programming.

Beasiswa inilah yang kemudian memberikan ruang asa bagi lulusan SMA/K bertalenta, seperti Alfin dan Sabilla. Mereka akhirnya boleh bernafas lega atas keberhasilan memenangkan program beasiswa SEMESTA sekaligus kontrak kerja di Sevima. Alfin sendiri merupakan pemenang I, diikuti Sabila yang merupakan pemenang III. Selain mereka berdua, ada juga Mayang Larasati (18), lulusan SMKN 2 Singosari, Malang, sebagai pemenang II Beasiswa Semesta.

Ketiganya berhasil melewati tahapan tes yang terdiri dari: Seleksi Admisnistrasi, Computer Based Test (CBT), Hackaton, dan interview. Mereka patut berbangga, karena berhasil mengalahkan sekitar 500-an pendaftar dari seluruh Indonesia. Hadiah beasiswa SEMESTA yang diberikan yaitu berupa subsidi biaya kuliah di Binus Online Learning sebesar 55 juta rupiah serta kontrak kerja dengan Sevima selama empat tahun.

Baca juga : Guru Besar IPB: Penanganan Karhutla masih bersifat Politis

Adapun Beasiswa SEMESTA (Sevima Mencari Siswa Bertalenta) merupakan program pendidikan yang diinisiasi oleh PT Sentra Vidya Utama (Sevima) sejak 2019. Sebagai platform pengembang teknologi informasi perguruan tinggi di Indonesia, SEVIMA concern terhadap upaya memajukan pendidikan di Indonesia.

Melalui beasiswa SEMESTA, Sevima ingin menjembatani para siswa bertalenta untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi sekaligus mendapatkan pengalaman kerja, khususnya di bidang Teknologi Informasi. Program ini tentu bisa menjadi batu loncatan bagi mereka untuk menjadi seorang professional yang berkualitas di bidang IT maupun programming.

“Senang sekali ada program beasiswa kuliah kerja seperti SEMESTA. Lulusan SMK jadi punya peluang untuk bisa melanjutkan kuliah. Sebab, kebanyakan program beasiswa memilih siswa yang lulusan SMA,” ujar Mayang, yang mengaku bangga bisa jadi mandiri lewat beasiswa SEMESTA.

Alfin, Mayang, dan Sabilla kini sudah sepekan berada di kantor Sevima. Diakui mereka, SEVIMA merupakan tempat yang baik untuk belajar banyak hal serta mengembangkan diri.

“Saya rasa, SEVIMA itu gudangnya ilmu. PR bagi kami untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin dari para senior,” cetus Alfin yang mengaku senang dibimbing oleh para staf di SEVIMA yang menurutnya open minded, ramah, dan tidak pelit ilmu.

Meski baru dua tahun diadakan, Beasiswa SEMESTA terbilang berhasil „memoles? lulusan SMA/K menjadi lebih profesional, khususnya di bidang IT. Ini pun sekaligus menjadi pelecut semangat bagi para lulusan SMK agar tak takut mengejar cita-cita melanjutkan kuliah. “Apalagi masyarakat umum „kan berpikiran bahwa lulusan SMK pasti langsung bekerja. Padahal, banyak juga di antara kami yang ingin melanjutkan kuliah,” cetus .Sabila.

Maka, adanya beasiswa SEMESTA-Sevima ini tentu memberikan harapan baru bagi para lulusan SMK yang ingin melanjutkan kuliah sekaligus bekerja. (OL-7)

BERITA TERKAIT