14 October 2020, 21:54 WIB

Satu Sumur Minyak Pertamina EP di Jambi Terbakar


Solmi Suhar | Ekonomi

SALAH satu sumur produksi PT Pertamina EP di wilayah di Desa Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Provinsi
Jambi, terbakar menjalang magrib, Rabu (14/10).

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran di salah satu sumur produksi Pertamaina Ep di Kabupaten Muarojambi tersebut. Namun
dilaporkan satu kru yang sedang bekerja di dekat lokasi kebakaran  mengalami luka bakar sedang dan dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kebakaran hebat yang ditandai sekitar empat kali ledakan hebat, terlihat kobaran api membubung tinggi sampai ke puncak menara rig.
Satu unit blower dan sejumlah peralatan milik perusahaan juga dilaporkan terpanggang.

Kapolres Muarojambi, melalui Kapolsek Kumpeh Ulu IPTU M.Rafizal membenarkan kejadian yang sempat mengagetkan sebagain warga Desa Lopak Alai. Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh pihak kepolisian, kebakaran terjadi pada saat kegiatan pembersihan pipa sumur oleh kru terkait.

Kerja keras petugas pemadam kebakaran dari Pertamina dan Pemkab Muarojambi membuat api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.25 WIB.

Goverment & Public Relation Assistant Manager PT Pertamina EP Asset 1 Fikri Fardhian, juga  menyatakan kebakaran sumur PPS-01 di Desa Lopak Alai sudah berhasil dikendalikan.

"Pengamanan dan monitoring sumur masih dilakukan untuk memastikan lokasi betul-betul aman dan tidak membahayakan lingkungan sekitar," kata Fikri kepada Media Indoensia, Rabu malam.

Field Manager PEP Jambi Hermansyah menjelaskan bahwa sumur PPS-01 yang terbakar adalah sumur produksi yang sedang dilakukan
pekerjaan perawatan sumur (well service), sebagai upaya untuk meningkatkan produksi minyak.

"Saat ini kami masih melakukan investigasi menyeluruh atas kejadian ini. Namun dapat kami pastikan bahwa api telah berhasil teratasi dan
monitoring lokasi pun terus dilakukan. Kami berterima kasih kepada Pemda Muaro Jambi yang turut memberikan bantuan satu unit fire truck
untuk proses pemadaman ini," jelas Hermansyah.(E-1)

BERITA TERKAIT