14 October 2020, 20:16 WIB

Ini Penjelasan Thamrin City Soal Kabar Kerusuhan dan Penjarahan


Ghani Nurcahyadi | Megapolitan

PUSAT perbelanjaan Thamrin City dikabarkan menjadi salah satu sasaran amuk massa dalam demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang berakhir ricuh pada Selasa (13/10). Kabar yang beredar bahkan sempat menyebut Thamrin City mengalami aksi penjarahan.

Menanggapi kabar tersebut , PR Tim Thamrin City Sindiwaty menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks atau tidak benar. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan Polres Jakarta Pusat yang telah meninjau Thamrin City, kejadian di depan Thamrin City dilakukan oleh oknum perusuh dan bukan berasal dari kelompok demonstran penolak UU Cipta Kerja.

"Perlu kami luruskan bahwa di pusat perbelanjaan TM Thamrin City tidak terjadi penjarahan seperti yangg tersebar di medsos. Yang terjadi adalah pukul 21.50 WIB, perusuh (bukan pendemo omnibusl aw) yang melakukan pelemparan batu terhadap aparat keamanan yang lepas tugas," kata Sindiwaty dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga : Polisi Telusuri Pengajak Pelajar Demo

"Perusuh telah dikendalikan oleh aparat keamanan dibantu warga sekitar. Sekali lagi tidak ada penjarahan,  kerusuhan maupun kerusakan gedung TM Thamrin City, melainkan papan reklame yang dirusak" tandasnya.

Di sisi lain Thamrin City tetap beroperasi dengan mengedapankan protokol kesehatan bagi para tenant dan pengunjung. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT