14 October 2020, 19:52 WIB

Macan Kemayoran tetap Persiapkan Diri Hadapi Kompetisi


Widhoroso | Sepak Bola

PERSIJA Jakarta merespons positif hasil pertemuan klub Liga 1 yang diadakan di Yogyakarta, Selasa (13/10) malam yang menghasilkan kesepakatan bahwa kompetisi musim 2020 tetap dilanjutkan sesuai rencana.

Liga 1 2020 semestinya dilanjutkan pada bulan ini, namun terpaksa ditunda karena izin dari Polri yang menilai situasi pandemi virus corona di Indonesia belum stabil, ditambah ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dari pertemuan itu juga disepakati bahwa klub siap memainkan kompetisi pada Desember atau bahkan Januari tahun depan, jika memang Polri masih kukuh tak memberikan izin supaya kompetisi kembali hidup pada bulan depan.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan sikap mereka menyetujui segala rencana yang sudah dibuat di Yogyakarta dan tidak akan mengendurkan persiapan menyambut lanjutan kompetisi. “Persija sejatinya terus melakukan persiapan dan tidak mengurangi tensi latihan sedikit pun," ungkapnya, Rabu (14/10).

"Diundurnya liga membuat tim pelatih memutuskan untuk melakukan variasi program latihan, agar ritme dan kondisi pemain tetap dalam form terbaik baik secara tehnis maupun psikologis. Hal ini sebagai bentuk komitmen seluruh pemain dan ofisial untuk menghadapi kompetisi 2020,” imbuhnya.

Macan Kemayoran, julukan Persija Jakarta, mengambil sisi positif bahwa penundaan ini bisa membuat tim semakin padu dengan persiapan yang semakin matang ketika liga benar-benar dimulai. Saat ini pun, Persija terus menggeber latihan mereka.

“Sebab itu, dengan adanya kesepakatan bahwa 1 November liga kembali dimulai, seluruh komponen di Persija menyatakan siap berlaga dan berkompetisi menjadi yang terbaik,” tukas Prapanca.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tengah berupaya supaya Polri mau mengeluarkan izin untuk kompetisi di tengah pandemi saat ini. Mereka berkomitmen bahwa bagaimana pun kegiatan sepakbola harus tetap terlaksana.

Liga 1, atau pun Liga 2, sejatinya siap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menyesuaikan situasi saat ini. Hal itu meliputi pemeriksaan Covid-19 yang rutin, sampai stadion yang tanpa dihadiri suporter di setiap pertandingan. (Goal/R-1)

BERITA TERKAIT