14 October 2020, 17:15 WIB

Polisi Telusuri Pengajak Pelajar Demo


Rahmatul Fajri | Megapolitan

POLISI menelusuri pihak yang mengajak pelajar berbuat rusuh saat demo penolakan UU Ciptaker di Jakarta, Selasa (13/10). Polisi mengamankan 1.377 orang yang terdiri dari 800 orang lebih pelajar dan ada 5 pelajar di bangku sekolah dasar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pelajar tersebut mengaku mendapat undangan untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang disebar melalui media sosial dan pesan berantai Whatsapp.

"Hampir semua ketika ditanya dapat undangan medsos dan diajak. Bukti-bukti yang kami temukan dari ponselnya ada. Bahkan di grup mereka juga. Kami masih dalami," kata Yusri ketika ditemui di kantornya, Rabu (14/10).

Yusri mengatakan pihak yang mengundang tersebut diduga telah mengatur pergerakan para pelajar. Selain itu, pihak tersebut juga menyediakan makanan dan alat ketika kerusuhan. Makanan dan alat-alat itu dipasok menggunakan ambulans dan mobil pribadi.

"Ada yg menggunakan kendaraan ambulans yang bebas bergerak. Ada juga kendaraan pribadi. Sudah terdeteksi semua. Ini kami lakukan pendalaman. Mereka menyiapkan makanan semuanya. Bahkan, ada indikasi menyiapkan alat dan batu untuk demonstrasi," kata Yusri. (OL-14)

BERITA TERKAIT