14 October 2020, 16:51 WIB

Wilayah Zona Merah di Kabupaten Indramayu Berkurang


Nurul Hidayah | Nusantara

KAWASAN zona merah atau daerah yang memiliki risiko tinggi penyebaran covid-19 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat semakin berkurang. Namun masyarakat tetap diminta terapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara menjelaskan berdasarkan data per 12 Oktober 2020, dari 31 kecamatan di Indramayu, wilayah yang masuk zona merah tinggal menjadi 15 kecamatan. "Padahal sebelumnya zona merah tersebar di 20
kecamatan,� ungkap Deden, Rabu (14/10).

Ada pun 15 kecamatan yang masih masuk zona merah yaitu Sukra, Anjatan, Terisi, Haurgeulis, Kandanghaur, Gabuswetan, Lohbener, Losarang, Sindang, Indramayu, Arahan, Juntinyuat, Karangampel, Kertasemaya, dan Kedokanbunder.

Sedangkan untuk yang zona oranye atau risiko sedang ada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bongas dan Kroya. Sementara untuk zona kuning atau  risiko rendah ada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tukdana, Balongan  dan Lelea. Sedangkan zona hijau, ungkap Deden, bertambah menjadi 11 kecamatan dari sebelumnya hanya 4 kecamatan.

Sekalipun zona merah sudah berkurang, Deden meminta kepada masyarakat di  Indramayu untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ungkap Deden. Sehingga ke depannya akan semakin banyak lagi zona hijau di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, hingga kini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu mencapai 247 orang. Dari jumlah itu, 76 orang menjalani isolasi/dalam perawatan di rumah sakit, 157 orang selesai isolasi/sembuh dan 14 orang meninggal dunia. (R-1)

BERITA TERKAIT