14 October 2020, 16:45 WIB

Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM 4.0 Dibangun


M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

GLOBAL Start-up Ecosystem Report (GSER) 2020 menilai Indonesia berada pada peringkat 2 dalam Top 1 Emerging Start-up Ecosystem. Start-up Tanah Air sangat potensial dan harus disokong secara penuh oleh pemerintah dan stakeholders terkait.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan peringkat tersebut membuktikan bahwa ekosistem start-up Indonesia nyatanya sudah terbentuk melalui peran swasta, akademi, dan pemerintah.

"Indonesia menjadi negara yang dilirik investor agar berinvestasi pada start-up di Tanah Air. Hal itu juga membuktikan Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk teknologi digital," kata Agus saat webinar Startup4industry yang bertajuk Startup, Tech Provider 4 Industry yang diadakan Kemenperin, Rabu (14/10).

Demi kemajuan industri 4.0, pemerintah melakukan upaya membangun Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM 4.0 yang akan dibangun di Permata Hijau Jakarta.

"Kemenperin juga tengah melakukan pilot project implementasi industri 4.0, sosialisasi indutri, e-smart IKM, pelatihan industri 4.0, penilaian dan pendampingan IKM, dan tentu start-up for industry," jelasnya.

Selain itu, untuk start-up dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perizinan akan semakin dipermudah dengan kehadiran Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. UU tersebut juga dibuat untuk mendukung industri 4.0.

"UU Cipta Kerja didesain untuk memudahkan pelaku usaha. Kami melihat bahwa situasi industri start-up ini didominasi oleh mereka yang masih di tahap pemula atau UMKM. Dengan UU Cipta Kerja, mereka akan sangat terbantu," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT