14 October 2020, 15:00 WIB

Kawasan Smart City dan Pesona Gerbang Kemayoran


mediaindonesia.com | Ekonomi

MEGAH dan memukau, itulah kata yang akan terlintas di benak siapa saja ketika memasuki kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebuah kawasan niaga dan bisnis berwawasan internasional di pusat kota Jakarta.

Memiliki visi untuk mewujudkan Kemayoran sebagai smart city, beragam upaya dilakukan untuk menunjukkan citra positif dan eksistensinya.

Memperlihatkan dunia akan keberadaan Kemayoran diwujudkan dari beragam sarana dan infrastruktur yang ada. Meski juga dikenal sebagai tanah betawi namun kebudayaan dan tantangan modernisme masih terus dapat beriringan dalam pembangunan kawasan Kemayoran.

Memiliki luas kurang lebih 454 hektare, kawasan di bawah naungan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) ini terdiri atas area bisnis maupun area hijau yang kini sulit diperoleh di Ibu Kota.


Baca juga: Adhi Karya Sebut Progres LRT Jabodetabek Capai 77%


Mengikuti kemajuan dan tantangan era, kawasan ini menegaskan batas fisik yang jelas sebagai simbol yang dapat memperlihatkan wujud kawasan Kemayoran.

Batas fisik tersebut kemudian dihadirkan dalam bentuk gerbang yang megah dan memukau. Sebagai sebuah kawasan, bagi Kemayoran gerbang tidak hanya merupakan batasan fisik semata melainkan juga secara fungsional sebagai titik yang resmi ketika hendak memasuki sebuah ruang wilayah.

Dilatarbelakangi oleh sebuah filosofi sederhana itu, gerbang utama Kemayoran mencoba membangun sebuah konsepsi akan rancangan gerbang yang dapat merepresentasikan Kemayoran sebagai sebuah kawasan smart city.

“Gerbang ini di desain oleh Bapak Ridwan Kamil dan dibangun di sisi utara kawasan Kemayoran yang terdiri atas 34 tiang yang terbagi menjadi 17 tiang di sisi barat dan 17 tiang di sisi timur, gerbang setinggi 40 meter,” kata Direktur Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran, Riski Renando, dalam keterangannya, Rabu (14/10). (RO/S-2)

 

 

BERITA TERKAIT