14 October 2020, 14:58 WIB

Polisi: Ambulans Kabur Diduga Bawa Batu untuk Perusuh


Rahmatul Fajri | Megapolitan

AMBULANS yang melarikan diri saat diperiksa petugas ketika demo UU Cipta Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10), diduga berkeliaran membawa logistik untuk para perusuh.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari keterangan salah satu penumpang ambulans, N, yang diamankan di tempat kejadian, diketahui ambulans itu patroli untuk menyuplai logistik, seperti batu untuk para perusuh.

"Hasil keterangan awal ada dugaan bahwa ambulans tersebut bukan untuk kesehatan, tetapi untuk mengirimkan logistik dan indikasi batu untuk para pendemo," kata Yusri, ketika ditemui di kantornya, Rabu (14/10).

Pihaknya masih mendalami keterangan itu serta memeriksa keterangan tiga orang lain yang juga berada dalam ambulans itu. Tiga orang itu kini telah diperiksa di Polda Metro Jaya.

"Makanya ini masih kami dalami semuanya, apakah keterangan itu memang betul atau tidak," kata Yusri.

Yusri mengatakan petugas di lapangan menaruh curiga saat adanya rombongan sepeda motor dan dua ambulans melintas. Hal itu berdasar informasi tentang ada pihak yang memanfaatkan ambulans itu saat kerusuhan.

"Ada kecurigaan informasi yang kami dapat bahwa ada yang mencoba memanfaatkan situasi pada saat itu. Karenanya, kami melakukan razia memberhentikan tiga rangkaian tersebut," kata Yusri.

Namun, saat diperiksa polisi, satu ambulans melarikan diri dan hampir menabrak petugas. Tiga penumpang ambulans lain ditangkap di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, kemarin malam, beserta mobil yang sudah ditembaki gas air mata itu.

"Mereka mencoba melarikan diri dengan mundur nyaris menabrak petugas. Saat mundur, terus diberhentikan lagi. Dihadang di depannya juga maju dengan kecepatan tinggi dan nyaris menabrak petugas pada saat itu. Malam kami menemukan ambulans dan penumpangnya di daerah Taman Ismail Marzuki," kata Yusri. (OL-14)

BERITA TERKAIT