14 October 2020, 14:43 WIB

Konsep Kartu Prakerja di 2021 akan Tetap Semi Bansos


Fetry Wuryasti | Ekonomi

DEPUTI Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan pada 2021 program kartu prakerja akan tetap menggunakan konsep semi bantuan sosial (bansos). Hal itu dilakukan karena pandemi Covid-19 menyebabkan ekonomi belum akan benar-benar pulih.

"Jadi enam bulan ke depan kita masih akan memakai pola yang sama. Namun jenis-jenis pelatihan yang disediakan bisa kita mulai dengan pelatihan offline (tatap muka). Itu yang mungkin akan menjadi pembeda antara yang kartu prakerja tahun ini yang murni online. Di 2021 kita akan gulirkan pelatihan offline," kata Rudy dalam seminar virtual, Rabu (14/10).

Baca juga: Ladang Usaha di Sisi Kartu Prakerja

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denny Purbasari menjelaskan total peserta kartu prakerja yang dicabut kepesertaaanya total sampai hari ini sebanyak sekitar 310 ribu orang.

"Kami dari pelaksana menunggu arahan dari komite berapa banyak dari 310 ribu orang ini yang akan dipulihkan dan menjadi peserta kartu pra kerja di gelombang 11. Jadi kami masih menunggu keputusan," kata Denny.

Sementara sampai hari ini total penerima manfaat kartu prakerja dari whilelist sebesar 446 ribu. Peserta prakerja whitelist adalah mereka yang datanya didapat dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai pekerja yang ter-PHK. Mereka secara langsung mendaftar melalui situs kartu prakerja dan memenuhi kriteria untuk menjadi penerima manfaat. (A-2)

BERITA TERKAIT