14 October 2020, 10:57 WIB

Sejumlah CCTV di Jakarta Mati Pascademo UU Ciptaker


Yanti Nainggolan | Megapolitan

SEJUMLAH CCTV di jalanan ibu kota mati saat demonstrasi UU Cipta Kerja (Ciptaker), Selasa (13/10). Pemprov DKI mengklaim itu bukan disengaja.

"Beberapa CCTV mati karena mengalami kerusakan pascademo sebelumnya (8 Oktober) dan ada beberapa jaringan yang mengalami gangguan," terang Kepala UP Jakarta Smart City Diskominfotik DKI Jakarta Yudhistira Nugraha saat dikonfirmasi, Rabu (14/10).

Ia menjelaskan CCTV masih diperbaiki oleh perusahaan penyedia infrastruktur PT Bali Towerindo Sentra (Balitower) selaku pemilik CCTV. Pemprov DKI hanya menerima rekaman CCTV.

Baca juga: Sampah Demonstrasi UU Ciptaker di Jakarta Capai 17,5 Ton

Durasi perbaikan diperkirakan satu minggu. Namun, jika ada kerusakan fiber, akan memakan waktu lebih lama.

"Untuk akses CCTV masih bisa diakses, khususnya CCTV Bali Tower melalui Aplikasi Molecool yang diakses melalui JAKI," tambah dia.

CCTV di beberapa ruas ibu kota mati. Yakni CCTV Bundaran Hotel Indonesia, CCTV Cideng Barat, CCTV Flyover Jatibaru, CCTV Hasyim Ashari, CCTV Medan Merdeka Selatan, CCTV Perempatan Abdul Muis, hingga CCTV Pramuka Raya. (OL-1)

BERITA TERKAIT