14 October 2020, 07:51 WIB

Hyundai Dirikan Puslitbang Kendaraan Listrik di Singapura


mediaindonesia.com | Otomotif

HYUNDAI Motor Co, produsen kendaraan asal Korea Selatan, membangun pusat penelitian dan pengembangan kendaraan listrik di Singapura. Pusat ini adalah bagian dari visi Hyundai yang memungkinkan pembeli kendaraan di masa depan menyesuaikan dan membeli kendaraan secara online menggunakan smartphone, sehingga produksi dapat sesuai permintaan.

Menurut Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, fasilitas yang dibangun itu dapat memproduksi hingga 30 ribu kendaraan listrik (EV) setiap tahun pada 2025 dan mewakili inestasi sebesar 295 juta dolar AS.

Saat ini, Singapura adalah salah satu tempat termahal di dunia untuk membeli mobil dan negara ini tidak memiliki kapasitas produksi mobil. Namun, Singapura memiliki rencana untuk menghentikan kendaraan bensin pada tahun 2040.

"Aktivitas otomotif kembali menjadi populer di Singapura. EV memiliki rantai pasokan yang berbeda, lebih sedikit suku cadang mekanis dan lebih banyak elektronik, yang memainkan kekuatan Singapura," kata PM Lee, Rabu (14/10).

Baca juga: Hyundai Ciptakan Mobil Berkaki Empat

Dalam hal ini, seorang juru bicara dari Hyundai masih belum bisa memastikan kapasitas dari pabrik itu apakah 30.00o unit atau lebih.

"Kapasitas 30.000 unit itu belum bisa ditentukan pastinya, fasilitas itu akan rampung pada akhir 2022," kata Hyundai.

Sebelumnya, perusahaan penyedot debu Dyson tertarik untuk membangun pabrik mobil listrik di Singapura. Namun, pada tahun lalu mereka membatalkan niat itu karena tidak layak.(Ant/OL-5)

BERITA TERKAIT