14 October 2020, 04:40 WIB

Industri Hasil Tembakau Terpukul Pandemi Covid-19


RO/E-3 | Ekonomi

PENGURUS Gabungan Perusahaan Rokok Indonesia (Gapero) Sulami Bahar berharap Kementerian Keuangan tidak membuat regulasi yang melemahkan industri, termasuk industri hasil tembakau yang terpukul dan menderita akibat pandemi covid-19.

"Harapan kami kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan agar di 2021 tidak ada kenaikan tarif cukai atau status quo. Tidak ada kebijakan yang menaikkan tarif cukai rokok," tegas Sulami yang juga Ketua Gapero Surabaya dalam keterangannya, kemarin.

Pada 2019 lalu, sambung Sulami, pemerintah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri keuangan (PMK) No 152 Tahun 2019 telah menaikkan cukai dan juga harga jual eceran rokok masing-masing sebesar 23% dan 35%. "Jika pemerintah menaikkan cukai rokok, itu hanya akan menambah beban industri nasional," lanjutnya.

Ketua Gapero Malang, Johni, menambahkan, pemerintah perlu mengurangi penderitaan industri hasil tembakau sekaligus ikut membantu pemulihan ekonominya. Selain menyerap jutaan tenaga kerja, industri rokok juga menciptakan tenaga kerja di sektor perkebunan dan sektor turunan lainnya. (RO/E-3)

BERITA TERKAIT