14 October 2020, 03:45 WIB

Selena Gomez Depresi pada Awal Lockdown


MI | Humaniora

PENYANYI Selena Gomez, 28, mengaku sempat merasa depresi ketika wilayahnya terpaksa harus karantina atau lockdown akibat penyebaran covid-19.

Dipaksa tidak berkegiatan dan diam di rumah dalam waktu lama diakui Selena sangat melelahkan baginya. “Aku tipe yang sangat ekstrover, jadi masa itu sangat berat buatku,” ujar Selena, seperti dilansir elle.com, Senin (12/10).

Namun, pada akhirnya Selena mencoba membiasakan diri. Ia memanfaatkan banyak waktu luangnya di rumah untuk menulis dan mendekatkan diri dengan keluarga. “Pekerjaanku selama ini sangat banyak travelling, bertemu banyak orang, menghibur orang. Itu mengapa awalnya karantina mungkin terasa sangat berat untukku,” ujarnya.

Akhirnya, Selena mengatakan bahwa waktu karantina dan pandemi bisa ia manfaatkan dengan baik. Ia mulai menggarap karya-karya musik terbarunya di studio. Ia juga mulai mengembangkan bisnis kosmetik. September lalu, Selena meluncurkan lini kosmetik Rare Beauty. Satu persen hasil penjualannya akan disumbangkan ke Rare Impact Fund yang mendukung layanan kesehatan mental. (Pro/H-3)

BERITA TERKAIT