13 October 2020, 23:21 WIB

Ganjar : Banyak Pendemo tak Tahu Substansi UU Cipta Kerja


Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum

GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkapkan saat bertemu dengan pendemo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, ternyata mereka banyak yang tidak mengetahui substansi aturan tersebut. Bahkan, katanya, banyak pendemo yang sekedar ikut-ikutan temannya saja.

"Pas saya tanya ke mereka, apa yang mereka tolak, banyak yang jawab tidak tahu, lupa. Ada yang bilang selesai UTS nganggur, lalu ikut-ikutan demo. Jadi ini kepentingan lain saja bukan UU-nya (Cipta Kerja)," kata Ganjar dalam tayangan Youtube Cokro TV, Jakarta, Selasa (13/10).

Ganjar bahkan mengaku bahwa pagar rumahnya kena imbas tindakan anarkistis dari pendemo tersebut. Namun, disatu sisi ia mengaku bahwa hal komunikasi antara pemerintah terhadap masyarakat soal UU Cipta Kerja dianggap kurang selama ini.

"Kita akui saja kalau pemerintah lamban geraknya. Sampai saat ini draf finalnya belum ada. Masalah komunikasi juga jadi sorotan," kata Ganjar.

Baca juga : Unjuk Rasa Harus Tetap Jaga Ketertiban Sosial

Menurut Ganjar, banyak yang tidak tahu perihal pembahasan Omnibus Law selama ini di DPR. Padahal, menurutnya, aturan sapu jagat tersebut dianggap memudahkan investasi.

"Ini karena banyak yang tidak mengikuti saja. Padahal kalau saya bilang ini Undang-Undang yang keren. Kenapa? Karena investasi bakal bisa cepat. Kita disini tidak lagi bersaing dengan Jawa Barat atau Jawa Timur, tapi Vietnam harusnya," kata Ganjar.

Ia mengatakan, keluhan investor selama ini karena soal perizinan yang berbelit. Sehingga hal itu dianggap menghambat investasi.

"Memang kelakuan birokrat itu ada yang kurang ajar soal izin, ada yang minta uang. Makanya dengan perizinan online, bisa mempercepat izin. Enggak mesti lama," pungkas Ganjar. (OL-7)

BERITA TERKAIT