13 October 2020, 21:45 WIB

Desa Klotok Dinilai Terbaik se-Jatim Penanganan Covid-19


M Yakub | Nusantara

GUBERNUR Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan penghargaan bagi Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban sebagi desa Tangguh Bencana Terbaik kategori Pratama.

Penghargaan diberikan karena Desa Klotok, dinilai berhasil menerapkan protokol kesehatan dan sosialisasi kesiapsiagaan bencana.Wilayah Jatim juga dinyatakan sudah terbebas dari Zona Merah Covid-19.

Penghargaan itu diserahkan pada Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein dalam Peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (12/10).

Desa Klotok, Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban dinilai berhasil menerapkan protokol kesehatan dan sosialisasi kesiapsiagaan bencana yang termuat dalam poin-poin Lomba Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Penilaian lomba Desa Tangguh Bencana ini dilaksanakan mulai 7-24 September 2020.

Pada kesempatan itu Gubernur Jatim mengibgatkan pentingnya membangun tekad dan kerjasama untuk mengatasi tantangan yang datang, salah satunya Covid-19. Pandemi Covid-19 membawa dampak multi-kompleks, mulai dari kesehatan, ekonomi, maupun sosial di masyarakat.

"Kita perlu saling peduli dan tolong-menolong, dengan semangat gotong-royong serta persaudaraan antar masyarakat Jatim untuk bangkit dari kondisi ini," ungkapnya.

Gubernur juga menyatakan Jatim sudah bebas Zona Merah Covid-19. Capaian ini menjadi wujud kerjasama dari pemerintah, stakeholder dan masyarakat. Capaiannya ini hendaknya terus ditingkatkan dengan bekerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas agar pandemi Covid-19 dan dampaknya teratasi dengan baik. "Rakyat sehat, ekonomi sehat, rakyat selamat, ekonomi selamat," tuturnya.
 
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein memberikan apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban yang telah memberikan pendampingan kepada seluruh Destana di Bumi Wali.

"Penghargaan ini menjadi capaian sekaligus motivasi untuk meningkatkan kompetensi personil. juga menjadi kebanggaan warga kabupaten Tuban," ujar Noor Nahar,, Selasa (13/10).

Diharapkan, desa maupun kelurahan lainnya semakin termotivasi untuk berkompetisi meraih prestasi baik di bidang mitigasi bencana maupun yang lain.

BPBD Tuban juga diinstruksikan untuk mendorong desa dan kelurahan untuk memberikan edukasi tentang kebencanaan dan penanggulangannya kepada warganya. "Sehingga masyarakat dapat lebih siap bilamana terjadi situasi bencana," pungkasnya.(OL-13)

BERITA TERKAIT