13 October 2020, 21:05 WIB

Adhi Karya Sebut Progres LRT Jabodetabek Capai 77%


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PT Adhi Karya mengungkapkan, progres pembangunan kereta light rapid transit (LRT) yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi atau LRT Jabodebek mencapai 77% per September 2020.

"'Rute LRT Jabodetabek memiliki panjang 44 km," ungkap Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (13/10).

Parwanto mengatakan, secara detail tahapan LRT Jabodetabek terbagi beberapa seksi. Pertama, pada lintas pelayanan 1 Cawang-Cibubur capai 91%. Lalu Lintas pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas progres mencapai 93%. Untuk lintas pelayanan 3 Cawang – Bekasi Timur sebesar 87% dan depo mencapai 24%

Pihaknya bakal membuat jalur kereta tersebut membentang lengkung. Dan hal itu, katanya, merupakan lengkungan terpanjang dan pertama di Indonesia. Lalu, penggunaan struktur U-Shaped Girder pertama dan terpanjang di Indonesia.

Baca juga : Komisi XI DPR RI Minta Pembangunan Tol Cisumdawu Dipercepat

Parwanto menambahkan, untuk U-shaped girder atau gelagar berbentuk huruf u merupakan struktur konstruksi yang diadopsi dari Prancis. Teknologi itu dipilih karena dianggap desainnya ramping, sesuai dengan ketersediaan ruang pada kota-kota yang padat, seperti di Jakarta.

"Selain ramping, desain ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain memiliki kelebihan tahan gempa dan mampu meredam kebisingan," jelas Parwanto.

Di samping penggunaan “U” Shaped, LRT Jabodebek bakal menggunakan teknologi third rail untuk mendistribusikan pasokan listriknya, sehingga tidak ada kabel melintang di atas jalur yang akan menambah estetika dan ramah dengan arsitektur kota Jakarta. (OL-7)

BERITA TERKAIT