13 October 2020, 19:20 WIB

Positif Covid-19, Dokter di Banyuwangi Meninggal Dunia


Usman Afandi | Nusantara

KASUS kematian akibat virus korona (covid-19) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus mengalami peningkatan signifikan. Data Dinas Kesehatan Banyuwangi, Senin (12/10), kematian akibat virus korona mencapai 119 orang.

Kali ini Dr Fendy Wahyu Widodo yang juga anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi meninggal karena positif covid-19. Diketahui dokter tersebut bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Kecamatan Muncar.

Kabar kematian dokter tersebut juga dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono. Pihaknya mengatakan dokter yang meninggal itu punya riwayat komorbid obesitas.

"Iya betul ada dokter yang meninggal karena covid-19. Kalau tertularnya di mana, kami tidak tahu," kata Rio, sapaan akrap dr Widji Lestariono, saat dihubungi wartawan, Selasa (13/10).

Rio menjelaskan, tingginya angka kematian kasus korona (covid-19) di wilayahnya saat ini berada di kelompok usia di atas 50 tahun. "Apalagi Banyuwangi kan sudah menjadi daerah tranmisi lokal. Artinya, di mana pun berada, ada potensi terjadi penularan. Yang penting, jika sesorang sudah terkonfirmasi positif, tracing-nya harus diperkuat," ujarnya.

Data Dinas Kesehatan Banyuwangi pada Senin (12/10) menunjukkan pasien positif covid-19 di wilayah tersebut mencapai 1.503 orang. Uraiannya, pasien meninggal sebanyak 119 orang, pasien sembuh 1.186 orang, dan pasien rawat 198 orang.

Pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 terbanyak berada di usia produktif, yaitu 20 sampai 50 tahun. Ini karena, menurutnya, mereka sering beraktivitas di luar rumah, sehingga sangat mungkin tertular jika lalai dalam menerapkan protokol pencegahan covid-19. (OL-14)

BERITA TERKAIT