13 October 2020, 19:15 WIB

Satgas Libatkan Mahasiswa untuk Kampanyekan Protokol Kesehatan


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

SATUAN Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama (Kemenag) menggelar program Duta Edukasi Perubahan Perilaku yang melibatkan 1.108 mahasiswa dari 72 perguruan tinggi.

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengatakan, program ini bertujuan untuk mengampanyekan perubahan perilaku pada masyarakat.

“Apa yang kita lakukan saat ini adalah sebuah misi kemanusiaan dalam rangka menyelamatkan jiwa manusia,” kata Doni dalam konferensi pers, Selasa (13/10).

Doni menuturkan, terdapat 18 kabupaten/kota dengan kasus covid-19 terbanyak yang akan menjadi target dari program ini. Diharapkan, para mahasiswa yang menjadi Duta Edukasi Perubahan Perilaku bisa mengubah pandangan masyarakat terhadap covid-19.

“Masih terdapat 17 persen warga atau setara 44,9 juta orang di Indonesia yang memiliki persepsi tidak mungkin terinfeksi covid-19. Ini angka yang sangat tinggi sekali. Tugas kita yang harus memberi penjelasan bahwa covid-19 ini nyata, bukan rekayasa dan bukan konspirasi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam menuturkan, langkah ini menjadi upaya perubahan yang terstruktur dan masif kepada masyarakat. Sebab program Duta Edukasi Perubahan Perilaku tidak hanya berdampak pada mahasiswa, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Mereka pasti punya orang tua, punya keluarga, jadi dampaknya tidak hanya pada diri mahasiswa tapi juga pada lingkungannya. Di Indonesia ada 8 juta mahasiswa, kalau 1 mahasiswa bisa mengedukasi dan mengubah perilaku lima orang saja, berarti sudah 40 juta orang bisa diubah berperilaku bersih dan sehat,” pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT