13 October 2020, 17:45 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap 500 Pendemo Anarkis


mediaindonesia.com | Megapolitan

KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya mengamankan sebanyak 500 peserta massa anarkis yang berasal dari berbagai wilayah kota di Provinsi DKI Jakarta hingga Selasa (13/10) sore pukul 16.45 WIB.

"Ada sekitar 500 orang ditangkap termasuk anarko yang ada di wilayah. Harusnya mereka belajar bukan malah ikut aksi," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana ditemui di dekat Halte Bundaran Bank Indonesia.

Nana mengatakan hal itu karena aksi di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha atau Bundaran Bank Indonesia berakhir ricuh akibat adanya massa aksi yang anarkis dan didominasi oleh remaja.

Nana mengatakan usai massa dari rombongan Anak NKRI dan Front Pembela Islam (FPI) yang berjumlah 4.000 orang membubarkan diri dengan tertib pada pukul 16.00 WIB, justru malah ada massa aksi anarkis yang melempari batu ke arah petugas keamanan.

"Anak-anak anarko inilah bermain. Ada sekira enam ratusan. Mereka berupaya provokasi. Awalnya kami bertahan agar tidak terpancing, tapi mereka melemparkan benda-benda keras. Dalam kondisi itu, kami lakukan pendorongan dan penangkapan," ujar Nana.

Anak-anak remaja yang disebut kelompok anarko itu saat ini dibawa ke Monas dan diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di bawah penanganan Polda Metro Jaya. Sebelumnya, tembakan gas air mata mulai diarahkan ke massa yang bertindak anarkis pada pukul 16.05 WIB. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT