13 October 2020, 17:25 WIB

Penyuluh Pertanian Sinergi Prajurit TNI AD Dampingi Petani Kendal


Akhmad Safuan | Nusantara

KERJASAMA Kementerian Pertanian RI dan TNI AD sebagai bentuk pendampingan pelaksanaan program pembangunan pertanian. Bukan hanya sarana dan prasarana, utamanya peningkatan kapasitas SDM pertanian melalui pengawalan dan pendampingan.

Sinergi tersebut diimplementasikan di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah oleh Kodam IV/Diponegoro, khususnya Kodim 0715/Kendal. Mendukung penyuluhan pertanian di Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung, belum lama ini, sebagai bagian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109.

Hal itu membuktikan kerjasama yang diteken Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dan Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Jakarta, 30 September lalu, bukan sekadar 'hitam putih di atas kertas' namun terlaksana nyata di lapangan.

TMMD merupakan salah satu wujud Operasi Bhakti TNI. Program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan kementerian/lembaga pemerintah yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.

Tujuan TMMD meningkatkan akselerasi pembangunan di pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana.

Mentan Syahrul mengatakan sinergi Kementan dan TNI AD sebagai bentuk pendampingan dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian.

"Kerjasama Kementan dan TNI AD meliputi peningkatan kapasitas SDM pertanian, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta pendampingan penerapan inovasi teknologi pertanian, serta bidang kerja sama lain dalam upaya mencapai swasembada pangan," kata Mentan.

Kodim 0715/Kendal selaku Komando Distrik Militer (Kodim) di bawah kendali Komando Daerah Militer (Kodam) koordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kangkung berupaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.

Sinergi Kodim dan BPP selaku pelaksana Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) sejalan dengan tugas, pokok dan fungsi Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian (BPPSDMP) melakukan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait membangun kualitas SDM pertanian di seluruh Indonesia.

"KostraTani adalah simbol kedaulatan pangan Indonesia. Program ini mengoptimalkan peran penyuluh pertanian beserta para pemangku kepentingan di sektor pertanian mendukung kinerja petani," kata Dedi Nursyamsi dalam berbagai kesempatan jumpa petani dan penyuluh secara langsung maupun virtual melalui Agriculture War Room (AWR) Kementan di Jakarta.

Antusias petani cukup besar mengikuti kegiatan non fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 0715/Kendal di Balai Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kendal, Jateng. Tampil sebagai pemateri Wildan dari Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kendal dan Danramil 01/Kota, Kapten Inf Agus Sulistyo. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Cianjur Didominasi Orang Tanpa Gejala

BERITA TERKAIT