13 October 2020, 16:59 WIB

Kepala BNPT: Waspadai Propaganda Kelompok Islamic State!


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar menyoroti maraknya propaganda dari kelompok Islamic State (IS) yang mampu membuat masyarakat terpengaruh dan tertarik bergabung.

"Propaganda yang dibuat kelompok seperti IS dapat memengaruhi masyarakat untuk bergabung dengan tawaran hidup yang lebih baik," kata Boy dalam keterangan yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Pesan Korban Bom Bali I: Masyarakat Jangan Cuek

Pernyataan senada sempat disampaikan dalam kesempatan berbeda saat memberi Kuliah Umum bertajuk Strategi dan Tantangan Penanggulangan Terorisme di Indonesia yang diselenggarakan Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI), Jumat (9/10/2020).

Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Rektor UI Ari Kuncoro dan dihadiri pula oleh Wakil Rektor UI Muhammad Luthfi Zuhdi, dan Direktur SKSG UI Athor Subroto.

Kuliah dimulai dengan gambaran ancaman terorisme global, diantaranya isu propaganda kelompok teror dan isu foreign terrorist fighters, warga negara Indonesia yang bergabung dalam berbagai wilayah konflik di luar negeri.

Kepala BNPT juga menggambarkan genealogi kelompok teror di Indonesia, seperti kelompok Jama’ah Islamiyah dan afiliasi IS di Indonesia. Terakhir, paparan ditutup dengan strategi BNPT seperti kontra radikalisasi, deradikalisasi, dan usaha sinergitas antar lembaga.

Sementara itu, Rektor UI Ari mengatakan tantangan dan ancaman terorisme di Indonesia penting untuk dibahas dalam tataran akademik.

“Program studi Kajian Terorisme SKSG UI merupakan salah satu bentuk kontribusi UI untuk memberikan pandangan-pandangan ilmiah dan riset berkualitas dalam isu-isu yang akan menjawab tantangan penanggulangan terorisme di Indonesia,” tegas dia.

Baca juga: Pelibatan TNI di Penanganan Terorisme bukan Operasi Militer

Senada disampaikan Direktur SKSG UI Athor Subroto. Menurut dia, kegiatan kuliah umum itu diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan informasi yang kredibel untuk sivitas akademika dan tentu saja masyarakat luas dalam isu terorisme di Indonesia.

"SKSG UI akan terus menghadirkan forum-forum ilmiah yang bersifat strategis dan global seperti isu terorisme," tegasnya. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT