13 October 2020, 15:26 WIB

Tetap Disiplin Prokes, Jatim Jadi Percontohan Penanganan Covid-19


Heri Susetyo | Nusantara

KAPOLDA Jatim Irjen M Fadil Imran meminta masyarakat dan semua pihak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) meskipun persentase angka kesembuhan pasien covid di Jatim tertinggi secara nasional.

Hal ini dikatakan kapolda saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur di lobi lantai 2 Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Selasa (13/10). Menurut kapolda, Presiden Jokowi mengapresiasi penanganan covid-19 di Jatim dan meminta provinsi lain mencontohnya. Namun meskipun penanganan covid -19 di Jatim dinilai berhasil, kapolda meminta masyarakat dan semua pihak tidak terlena, melainkan harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan hingga pandemi ini benar-benar berlalu," kata kapolda.

Kasus aktif covid-19 di Jatim memang paling rendah jika dibandingkan dengan provinsi lain. Jumlah pasien positif covid-19 yang dirawat di Jatim tinggal sekitar 3 ribu kasus. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan provinsi lain. Di Jateng ada 6 ribu kasus, Jabar ada 9 ribu kasus dan DKI ada 14 ribu kasus. Padahal awalnya Jatim adalah episentrum penyebaran covid-19.

Seiring jumlah pasien yang turun, jumlah tempat tidur di rumah sakit rujukan di Jatim juga hanya terisi kurang 40 persen. Sementara angka kesembuhan di Jatim mencapai 86,28 persen atau jauh dibandingkan angka kesembuhan nasional 76 persen.

"Penanganan covid-19 di Jatim ini sudah sesuai dan cukup baik, terbukti, angka kematian di Jatim juga lebih rendah dibandingkan dengan provinsi lain. Dan angka kesembuhan juga tinggi jika dibandingkan angka kesembuhan nasional," kata kapolda.

Hingga data per 12 Oktober, jumlah total positif covid-19 di Jatim sebanyak 47.280 orang. Namun angka kesembuhan sudah mencapai 40.793 orang. Sementara yang masih dirawat 3.040 orang. Demikian pula angka meninggal dunia 3.447 orang. (J-1)

BERITA TERKAIT