13 October 2020, 14:52 WIB

122 Desa di Rejang Lebong Punya BUMDes


Marliansyah | Nusantara

SEBANYAK 122 desa yang tersebar di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, telah memiliki badan usaha milik desa (BUMDes). Jenis usaha terbanyak BUMDes tersebut yaitu penyewaan tenda, pertanian, perikanan, dan wisata.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Desma Heryana, di Bengkulu, mengatakan sebanyak 122 desa mengembangkan potensi yang ada melalui BUMDes sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Di saat pandemi korona, lanjut dia, beberapa BUMDes di Kabupaten Rejang Lebong mengembangkan potensi di sektor perkebunan pisang di lahan tidur.
     
Sebagai contoh, BUMDes Lestari Jaya Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, mengembangkan usaha perkebunan pisang di atas lahan seluas dua hektare. Pengembangan usaha perkebunan pisang dalam tahap persiapan lahan yang berada di lereng bukit dan rawa-rawa.

Sebelumnya, BUMDes Lestari Jaya membuka toko serbaada atau toserba sejak dua tahun terakhir. Selain pisang, kopi dan aren juga menjadi usaha penghidupan warga setempat.

Pengembangan usaha budi daya tanaman pisang sudah dimasukkan dalam pembiayaan dana desa yang saat ini masih proses penyusunan APBDes 2021. Bentuknya dalam penyertaan modal di BUMDes Lestari Jaya.

Untuk tahap pertama, BUMDes itu akan menanam pisang jenis ambon putih dan pisang jantan dengan memanfaatkan bibit lokal. Soalnya, jenis pisang ini dinilai memiliki daya tahan hama penyakit serta nilai jual yang tinggi. Harga jual pisang jantan saat ini mencapai Rp2.000 per kg dan pisang ambon Rp3.000 per kg. (OL-14)

BERITA TERKAIT