13 October 2020, 11:50 WIB

Utamakan Diplomasi Damai Tuntaskan Masalah Papua


Sri Utami | Politik dan Hukum

PEMERINTAH diminta untuk mengedepankan langkah diplomasi damai dalam menyelesaikan konflik di Intan Jaya, Papua. Seluruh pihak harus mengedepankan alasan kemanusiaan dalam menyikapi berbagai konflik Intan Jaya dan di seluruh Bumi Papua. 

“Lakukan diplomasi damai dengan memprioritaskan kemanusiaan dalam menghadapi berbagai kasus di Papua,” ujar Ketua DPR Puan Maharani dalam siaran pers yang diterima mediaindonesia.com, Selasa (13/10) . 

Pemerintah harus menaruh perhatian serius pada sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Khususnya jaminan perlindungan bagi masyarakat sipil.

"Perhatian pemerintah sudah diwujudkan dengan menyalurkan dana alokasi khusus (DAK) yang harus diimbangi dengan pengawasan agar penggunaannya betul-betul tepat sasaran dan tepat manfaat," jelasnya. 

Baca juga : TGPF Berhasil Kumpulan Fakta Kasus Intan Jaya

Puan mengapresiasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang berkomitmen menyelesaikan investigasi kasus penembahan di Intan Jaya. TGPF Intan Jaya dibentuk Menko Polhukam Mahfud MD untuk melakukan pemeriksaan terkait insiden penembakan yang terjadi di Intan Jaya beberapa pekan sebelumnya. Tim tersebut terdiri dari unsur gabungan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, lembaga perlindungan saksi, TNI, Polri, dan BIN. Saat ini TGPF berhasil mengumpulkan fakta dan menyusun laporan yang akan diserahkan Sabtu (17/10).

“DPR RI mengapresiasi komitmen Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF) untuk menyelesaikan investigasi, meski menjadi sasaran tembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya Papua,” tandasnya. (P-5)

BERITA TERKAIT