13 October 2020, 10:52 WIB

Antisipasi La Nina, Jokowi Ingatkan Soal Pertanian & Perhubungan


Andhika Prasetyo | Humaniora

FENOMENA la nina atau curah hujan yang turun secara berlebihan akan menghampiri Indonesia. Hal ini berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dengan prakiraan intensitas curah hujan akan meningkat sampai 40%.

Mengetahui hal tersebut, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan seluruh pihak terkait untuk melakukan antisipasi secara maksimal.

"Saya ingin kita semua menyiapkan diri mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Selasa (13/10).

Tidak hanya dari sisi kesiapan penanganan bencana, antisipasi juga harus dilakukan pada sektor-sektor strategis seperti pertanian dan perhubungan.

"Produksi pertanian harus benar-benar dihitung. Begitu juga perhubungan karena 20%-40% itu bukan kenaikan yang kecil," tuturnya.

Baca juga: BNPB Ingatkan Kepala Daerah Waspadai Dampak La Nina

Ia pun meminta jajarannya untuk menyampaikan informasi terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana tersebut secara jelas kepada masyarakat.

"Sehingga seluruh masyarakat tahu curah hujan bulanan ke depan ini akan terjadi kenaikan seperti apa," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT