13 October 2020, 10:36 WIB

Alami Gejala Awal Covid-19, Segera ke Rumah Sakit!


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat soal gejala dini covid-19. Masyarakat yang mengalami gejala itu diminta langsung mendatangi rumah sakit terdekat untuk ditangani.

"Gejala yang dialami tubuh itu seperti sesak napas, hilangnya indra perasa dan penciuman, serta batuk," kata Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Rita Rogayah dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10).

Rita menyebut langkah antisipasi yang cepat sangat penting. Hal itu bisa mencegah penularan covid-19, khususnya kepada keluarga, sejak dini.

Baca juga: Tempat Tidur untuk Isolasi Mandiri Terus Bertambah

Pihak rumah sakit bakal melakukan rapid test jika gejalanya cenderung mengarah pada covid-19. Masyarakat diminta tidak keluar rumah selama menunggu hasil rapid test.

"Selama hasilnya belum keluar, masyarakat menjalankan isolasi mandiri di rumah agar tidak menularkan ke orang lain," tegas mantan Direktur Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso Jakarta itu.

Rita mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Caranya dengan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Setelah hasil rapid test keluar, petugas fasilitas kesehatan (faskes) akan menjemput masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19.

Masyarakat akan dibawa ke rumah sakit rujukan atau tempat isolasi mandiri milik pemerintah.

Rita menjelaskan soal petugas faskes yang menjemput lebih dari satu orang di waktu yang berdekatan. Dia bilang, hal itu tidak masalah asalkan pasien yang dijemput terkonfirmasi covid-19.

Sementara itu, Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Mayjen TNI Tugas Ratmono berpesan kepada tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19.

Mereka diimbau selalu memperhatikan protokol kesehatan saat dan setelah bertugas.

"Berikan pengabdian yang terbaik tanpa merasa lelah dan selalu perhatikan protokol kesehatan," tutur Kepala Pusat Kesehatan TNI itu. (OL-1)

BERITA TERKAIT