13 October 2020, 10:15 WIB

Puskesmas Paringin Kabupaten Balangan Ditutup Akibat Covid -19


Denny Susanto | Nusantara

DI tengah meriahnya proses pelaksanaan Pilkada di daerah, penyebaran virus korona hingga kini belum mampu tertanggulangi. Di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan  Puskesmas Paringin terpaksa ditutup akibat petugas dan tenaga medis terinfeksi virus korona. Tercatat ada sembilan orang tenaga medis Puskesmas Paringin dinyatakan positif covid-19. Kondisi ini mengharuskan pihak berwenang menghentikan pelayanan puskesmas sementara waktu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Erwan Mega Karya Latif, Selasa (13/10) mengatakan berdasarkan hasil uji swab ada sembilan petugas Puskesmas Paringin terkonfirmasi positif covid-19 dan selanjutnya mereka menjalani karantina. 

"Kita akan melakukan sterilisasi Puskesmas dan tempat lain yang dinilai rawan penyebaran virus korona," ujarnya.

Kabupaten Balangan merupakan satu dari tujuh kabupaten/kota penyelenggara Pilkada di Kalsel. Sejauh ini di Kabupaten Balangan jumlah kasus positif virus korona tercatat sebanyak 770 kasus dengan jumlah penderita meninggal dunia sembilan orang. Untuk Kalsel jumlah kasus positif virus korona sudah mencapai 11.052 kasus dengan jumlah penderita meninggal dunia 442 orang.

baca juga: Kasus Covid-19 di Tiga Daerah Jateng Terus Menurun

Pada bagian lain dalam kunjungan kerja ke markas Polda Kalsel kemarin, Komisi III DPR RI juga memantau kinerja Polda terkait pengamanan Pilkada di tengah pandemi virus korona saat ini. Dihadapan Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta, pimpinan Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa memberikan arahan, solusi dan masukan terkait permasalahan pelaksanaan tugas pokok Polri, terutama dalam menghadapi covid-19 dan pelaksanakan pengamanan Pilkada serentak 2020.

Polda Kalsel sendiri telah mengambil langkah-langkah strategis dalam penanganan covid -19 meliputi penambahan alat uji PCR, penambahan kapasitas rumah sakit Bhayangkara dan kapasitas karantina. Pembangunan Kampung Tangguh Banua  (Bersih, Aman, Nyaman, Unggul Dan Sejahtera), hingga Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dengan melibatkan Pemda, TNI dan Polri. (OL-3)

BERITA TERKAIT