13 October 2020, 10:09 WIB

Rektor UGM Minta Mahasiswa Tidak Turun ke Jalan


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

REKTOR UGM, Panut Mulyono ajak akademisi UGM untuk mengkritisi UU Cipta Kerja lewat forum-forum akademis, bukan turun ke jalan.

"Kebijakan kami, mahasiswa dalam mengkritisi kebijakan pemerintah tidak usah turun ke jalan. Universitas itu tempatnya intelektual," kata dia di Kompleks Kepatihan, Senin (12/10).

Ketika kita berbeda pandangan, entah itu kebijakan yang baru dari pemerintah ataupun apa, kata dia, sebaiknya mahasiswa mengkajinya secara kritis, akademis di dalam kampus. 

"Misalnya, mereka bisa mengadakan diskusi dan focus group discussion, seminar, dan lain-lain. Hasil aspirasi mereka juga dapat disampaikan ke pemerintah," kata Panut.

Demonstrasi di jalanan menurut Panut rawan dengan penularan Covid-19 pada situasi pandemi seperti saat ini. 

"Dalam kondisi kumpulan massa yang besar dan emosional, kita menjadi sulit mengendalikan dan mengontrol diri dalam menerapkan protokol kesehatan. Janganlah kita memperbanyak kasus Covid-19 dari aksi unjuk rasa," lanjut Panut.

baca juga: Kapolres Klaten Ajak BEM Jaga Situasi Kamtibmas

Mahasiswa UGM yang sempat ikut demonstrasi, kata dia, bisa menghubungi satgas Covid-19 UGM untuk memastikan mereka tertular Covid-19 atau tidak. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT