13 October 2020, 09:33 WIB

Tempat Tidur untuk Isolasi Mandiri Terus Bertambah


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

SEBANYAK 51.202 tempat tidur isolasi mandiri telah disediakan pemerintah hingga medio Oktober 2020. Penambahan itu sebagai upaya menangani dampak pandemi covid-19.

"Kalau kita lihat saat ini sampai Oktober terlihat penambahan ruang isolasi sehingga total seluruhnya 51.202 tempat tidur isolasi," kata Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Rita Rogayah, dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10).

Rita menjelaskan tempat tidur itu tersebar di 132 rumah rakit rujukan covid-19. Teranyar, Kementerian Kesehatan menambah 35 ribu tempat tidur dan 771 tempat tidur dari pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Baca juga: Puskesmas Jadi Tempat Awal Skrening Covid-19

Saat ini, persentase pemakaian ruang isolasi sudah terisi sekitar 40% hingga 50%. Rita mengklaim rasio penggunaan tempat tidur masih mencukupi.

"Mudah-mudahan tidak bertambah kasusnya. Tapi, kami sudah menyiapkan rumah sakit rujukan dari Surat Keputusan (SK) Kemenkes dan SK Gubernur," katanya.

Rita mengimbau masyarakat yang memiliki gejala ringan covid-19 segera pergi ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat. Supaya covid-19 bisa terdeteksi sejak dini.

Nantinya, petugas faskes yang akan merujuk tempat isolasi mandiri atau perawatan pasien covid-19. Rita menegaskan pemanfaatan ruang isolasi dari pemerintah harus berdasarkan pemeriksaan di faskes.

"Jadi masyarakat tidak dibebani karena semuanya ditanggung pemerintah. Kalau seandainya masuk rumah sakit hingga intensive care unit (ICU), semua biaya adalah tanggung jawab pemerintah," tegas Rita. (OL-1)

BERITA TERKAIT