13 October 2020, 09:04 WIB

Nadal Sempat Ragu Bisa Kembali Juara Prancis Terbuka


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

JUARA Prancis Terbuka 13 kali Rafael Nadal mengatakan dirinya tidak pernah berekspetasi akan menjadi Juara Roland Garros setiap ia berlaga di Paris.

Bahkan Nadal, sempat ragu akan kembali mengangkat Coupe des Mousquetaiers pada tahun ini mengingat kondisi Roland Garros yang berbeda dari tahun sebelumnya dengan penyelenggaraan di musim gugur akibat pandemi covid-19.

"Setiap kali saya datang ke Paris, saya tidak berpikir saya akan menang, mengetahui hasil yang paling logis adalah saya tidak memenangkannya," ucap Nadal.

"Seperti yang saya katakan sejak hari pertama di Paris, tahun ini, adalah Roland Garros paling buruk yang pernah saya mainkan. Pertama, karena kondisi cuaca dan kedua karena persiapan saya yang tidak baik. Sehingga mungkin saya akan tampil kurang maksimal dalam turnamen," jelasnya.

Baca juga: Rafael Nadal dan Rekor Luar Biasanya di Roland Garros

Pandemi covid-19 yang menyebar hingga berbagai penjuru dunia membuat Nadal memiliki persiapan yang kurang maksimal untuk Prancis Terbuka. Ia mengakui dirinya hanya memiliki waktu yang sedikit untuk berlatih.

"Namun, saya memiliki orang-orang yang tepat di sisi saya. Mereka memberikan semangat pada saya. Kami banyak membuat keputusan yang sulit seperti saat tidak pergi ke New York," tuturnya.

Meski sempat merasa kurang percaya diri untuk merebut gelar Prancis Terbuka, petenis asal Spanyol itu mengungkapkan bermain di Lapangan Philippe-Chatrier memberinya atmosfer yang positif untuk memenangkan pertandingan.

"Philippe-Chatrier adalah lapangan yang sangat sulit dan sangat besar. Namun, jika, Anda sering bermain sangat baik di satu tempat, itu akan lebih mudah untuk melakukannya. Seperti ada keyakinan ekstra pada diri Anda dan itu sangat berpengaruh dengan permainan," sebutnya.

Mengalahkan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic, Nadal tampil luar biasa di laga Final. Nadal melibas Djokovic dengan kemenangan 6-0, 6-2, dan 7-5.

Nadal berlutut dalam perayaannya, saat berhasil mencetak ace untuk meraih gelar Prancis Terbuka untuk ke-13 kalinya. Pemain berusia 34 tahun itu sukses meningkatkan rekor kemenangan 22-4 sepanjang musim 2020 yang singkat. (Atptour/OL-1)

BERITA TERKAIT