13 October 2020, 05:52 WIB

Teori Lelang Antar Ekonom AS Raih Nobel Ekonomi 2020


Basuki Eka Purnama | Internasional

DUA ekonom asal Amerika Serikat (AS), Paul Milgrom dan Robert Wilson meraih hadiah Nobel Ekonomi 2020 karena keduanya memperbaiki teori lelang (auction theory) dan menemukan format baru untuk melelang barang. Hal itu dikatakan Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, Senin (12/10).

"Format lelang baru itu merupakan contoh baik bagaimana hasil penelitian dapat menciptakan cara-cara baru yang menguntungkan masyarakat," kata pihak akademi, lembaga yang menyeleksi penerima Nobel, lewat pernyataan tertulis.

"Lelang dapat ditemukan di mana saja dan mempengaruhi cara kita hidup sehari-hari. Tahun ini, peraih hadiah Nobel Ekonomi, Paul Migron dan Robert Wilson, telah memperbaiki teori lelang dan menemukan cara baru lelang yang dapat memberi untung bagi penjual, pembeli, serta mereka yang membayar pajak di seluruh dunia," kata laman resmi Hadiah Nobel lewat akun Twitter resmi mereka.

Baca juga: Ilmuwan Hong Kong Klaim Obat Mag Bisa Lawan Covid-19

Dalam cara lelang tradisional, ada banyak barang dan jasa yang sulit dijual ke pasar. Namun, berkat cara lelang baru yang diperkenalkan Milgrom dan Wilson, banyak barang yang tidak umum dijual dapat dipasarkan, misalnya spektrum frekuensi radio, kuota tangkap ikan, slot parkir pesawat di bandara, sampai kuota emisi atau gas buang.

Hadiah Nobel Ekonomi merupakan penghargaan keenam dan yang diumumkan terakhir kali oleh pihak akademi. Hadiah itu pernah diberikan ke beberapa ekonom terkenal, di antaranya Paul Krugman dan Milton Friedman.

Upacara pemberian Hadiah Nobel pada tahun ini tidak semeriah acara tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi covid-19.

Adanya covid-19 memaksa banyak pertemuan digelar secara virtual demi mengurangi risiko penularan penyakit.

Berbeda dari lima kategori Hadiah Nobel lainnya, Hadiah Nobel Ekonomi senilai 10 juta krona Swedia (sekitar Rp16,2 miliar) tidak digagas oleh
Alfred Nobel, penemu dinamit dan pengusaha asal Swedia.

Nobel Ekonomi justru digagas oleh Bank Sentral Swedia dan pertama kali diberikan ke para ekonom pada 1969.

Komite Nobel Norwegia, lembaga yang menyerahkan Hadiah Nobel, berencana tetap menggelar upacara penyerahan anugerah dengan jumlah tamu undangan yang terbatas di Oslo, pada 10 Desember, bertepatan dengan peringatan wafatnya Alfred Nobel. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT