12 October 2020, 20:50 WIB

Ganjar Siapkan Posko Tampung Aspirasi Demonstran


Insi Nantika Jelita/Haryanto Mega | Nusantara

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo siapkan posko untuk menampung aspirasi perihal Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) atau Omnibus Law.

Posko tersebut akan didirikan di sejumlah kampus, seperti di kampus Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan lainnya.

“Kalau nanti poskonya di pemerintah membikin seolah-olah dikanalisasi, maka biarlah masuk kampus,” kata Ganjar dikutip dari website resmi Pemprov Jawa Tengah, Senin (12/10).

Selain itu, Ganjar mempersilakan pihak kampus bisa membuat posko serupa yang berguna untuk menampung aspirasi sampai konsultasi. Hal itu, menurutnya, sebagai langkah gotong royong dengan pihak lainnya.

Ganjar mengatakan, draf final dari UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI pada Senin, 5 Oktober 2020 belum juga diterbitkan. Padahal ancaman aksi penolakan penolakan terhadap Undang-Undang sapu jagat itu di seluruh kota begitu besar, bahkan berujung anarkisme.

Baca juga : Massa Hadang Demo Mahasiswa di DPRD NTT

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundang akademisi, buruh, Kadin, hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah untuk membahas UU tersebut untuk menghindari disinformasi

“Ini problem komunikasi yang harus diperbaiki,” ungkap Ganjar.

Dia berharap, usai pertemuan tersebut, tak ada lagi demo turun ke jalan, dengan kerumunan massa. Jika tetap akan menolak UU tersebut, bisa mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

 “Kami minta dengan sangat karena ada kelompok atau elemen buruh, pengusaha, kampus jangan berkerumun, ayo dong demonya yang baik, ayo dong demonya tidak merusak," ajak Ganjar saat menemani para pengunjukrasa.

"Saya tahu perasaan panjenengan, maka saat terjadi keramaian ini,nggak usahlah saya disuruh-suruh. Saya langsung telepon menteri danmenyampaikan aspirasi panjenengan semuanya," kata Ganjar. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT