12 October 2020, 19:21 WIB

Massa Hadang Demo Mahasiswa di DPRD NTT


Palce Amalo | Nusantara

MAHASISWA kembali menggelar unjuk rasa menuntut Presiden Jokowi tidak mengesahkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Kantor DPRD Nusa Tenggara  Timur (NTT), Senin (12/0). Di luar dugaan, unjuk rasa mahasiswa tersebut dihadang massa dari kelompok masyarakat bernama Garuda Kupang.

Unjuk rasa digelar puluhan mahasiswa. Mereka berjalan kaki dari kawasan Pasar Tradisional Naikoten 1 Kupang menuju kantor DPRD. Di sana sudah menunggu massa dari kelompok masyarakat.

Karena dihadang, mahasiswa hanya berorasi di luar gerbang DPRD. Mereka meminta presiden tidak mengesahkan UU Cipta Karya karena dinilai hanya menguntungkan orang-orang tertentu. Aksi mereka pun hanya berlangsung sekitar dua jam.

Ketua Garuda Kupang, Max Sinlae, mengatakan kehadiran mereka di lokasi demo untuk mengamankan aset negara. Dia mempersilakan mahasiswa menyampaikan pendapat mereka secara damai, bukan dengan merusak fasilitas umum seperti yang terjadi di daerah lain.

"Kami menolak tindakan anarkis dan perusakan aset negara," katanya kepada wartawan. Unjuk rasa tersebut dijaga ratusan anggota polisi dan berlangsung aman. (OL-14)

BERITA TERKAIT