12 October 2020, 18:04 WIB

Dipuji WHO, Vaksin Asal Rusia tidak Dilirik Indonesia


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

PEMERINTAH menyatakan belum berencana untuk menjajaki vaksin asal Rusia, Sputnik V. Walaupun tingkat keamanan vaksin tersebut dipuji Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Terkait vaksin dari Rusia, hingga kini belum ada perencanaan," ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam dialog virtual, Senin (12/10).

Airlangga menyebut Indonesia telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk penyediaan vaksin covid-19.

Baca juga: Penerima BPJS Kesehatan Mendapat Prioritas Vaksin Covid-19

Vaksin tersebut berasal dari Sinovac Biotech ltd, Sinopharm, Johnson & Johnson, AstraZeneca dan vaksin yang berbasis di Bio Farma.

"Hasil (vaksin Sinovac) dari Bandung akan tersedia tepat sesuai jadwal, yakni Desember," imbuh Airlangga.

Pihaknya juga memastikan setiap vaksin covid-19 dijamin aspek kehalalan. Hal itu sudah pernah dibahas Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebelumnya, WHO menyebut Sputnik V sebagai vaksin covid-19 pertama yang terdaftar secara resmi. Vaksin buatan Rusia itu dinilai aman dan efektif.(OL-11)

BERITA TERKAIT