12 October 2020, 17:54 WIB

Polisi Amankan 756 Orang yang Terindikasi Anarko


Deden Muhamad Rojani | Megapolitan

MABES Polri menyatakan, ada 756 orang terindikasi anggota kelompok Anarko, kesimpulan tersebut diperoleh dari hasill pemeriksaan terhadap 5.918 orang yang diamankan Polisi dalam aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Yang diamankan kok banyak sekali dari mana saja itu? ternyata dari Anarko itu 756 orang,” ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin (12/10).

Argo menjelaskan, hasil pemeriksaan tersebut menunjukan sejumlah atribut, seperti gambar huruf A dengan lingkaran di jaket ataupun di tato. Menurut Argo, simbol tersebut terafiliasi dengan kelompok Anarko.

Baca juga : Polisi Sidik 167 Tersangka Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

“Anarko ini banyak dikupas oleh ahli tapi pengalaman di Polda Metro Jaya, menggunakan suatu identitas seperti atribut. Dulu sempat berkembang awalnya menggunakan bendera yang berinisial A, kemudian dikasih lingkaran warna hitam tulisannya putih dan juga dijaketnya juga ada, di bajunya juga ada kadang di tatonya,” tuturnya.

Saat ini kata Argo, aparat kepolisian tengah melakukan pengecekan terhadap kelompok anarko, menurutnya kelompok ini memang tersebar di daerah perkotaan seperti Jakarta.

“Memang sedang dicek oleh Polda Metro Jaya, terutama yang di Jakarta, anarko-anarko ini tidak semuanya di Jakarta tapi juga ada juga yang disekitarnya,” pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT