12 October 2020, 17:41 WIB

Klaster Pendidikan tidak Masuk RUU Cipta Kerja


Sri Utami | Humaniora

ANGGOTA Baleg DPR Yan Permenas Mandenas mengatakan RUU Omnibus Law tidak memasukkan klaster pendidikan dan budaya.

"Klaster pendidikan dan budaya tidak masuk," ujarnya saat dihubungi, Senin (12/10).

Dia mengatakan draf RUU yang beredar saat ini tidak benar. Dalihnya, draf tersebut masih harus dibahas untuk difinalkan yang kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Tidak benar," ucapnya.

Melalui media sosial dan pesan singkat beredar draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja sebanyak 1.035 halaman. Dalam RUU tersebut terdapat klaster pendidikan dan budaya di halaman 401.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan klaster pendidikan tidak masuk dalam RUU tersebut setelah diprotes oleh komunitas pendidikan. Tapi keterangan berbeda disampaikan Presiden Joko Widodo yang membenarkan klaster pendidikan masuk tapi hanya perizinan pendidikan di wilayah KEK. (OL-14)

BERITA TERKAIT