12 October 2020, 17:39 WIB

Tahun ini PUPR Gelontorkan Rp12,32 Triliun untuk Padat Karya


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran Padat Karya Tunai (PKT) sebesar R12,32 triliun sepanjang 2020.

Basuki menekankan Program PKT PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok," ungkap Basuki dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10).

Program PKT direncanakan menyerap tenaga kerja sebesar 638.990 orang. Basuki menerangkan, pembangunan infrastruktur kerakyatan dengan skema Padat Karya Tunai salah satunya dilaksanakan melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), untuk menyediakan sarana prasarana air bersih dan sanitasi.

Baca juga : Ada 121 Kawasan Industri Baru Sepanjang 2020

Tahun ini, Pamsimas dilaksanakan di 4.806 lokasi dengan total anggaran sebesar Rp 1,160 triliun. Tercatat hingga 27 September 2020, penyerapan tenaga kerja Pamsimas telah memenuhi target 48.060 orang atau tercapai 100%.

Basuki mengatakan, Pamsimas dilaksanakan dengan menyediakan akses air minum aman melalui uji kualitas air, penyediaan sanitasi untuk stop buang air besar sembarangan (BABS), dan perubahan perilaku dengan mengadopsi gaya hidup bersih sehat seperti gerakan cuci tangan pakai sabun.

"Capaian 100% dari target penyerapan tenaga kerja juga direalisasikan melalui program Sanimas sebanyak 15.705 orang," tutur Basuki.

Kegiatan PKT ini diantaranya dilaksanakan dengan pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kombinasi dengan MCK dan Sambungan Rumah (SR). Pada TA 2020, Sanimas menjangkau 1.046 lokasi dengan anggaran Rp 395,91 miliar.

Salah satu daerah yang mendapat layanan program Pamsimas dan Sanimas adalah Provinsi Papua dengan total tenaga kerja yang telah terserap sebanyak 2.121 orang. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT