12 October 2020, 16:53 WIB

Penerima BPJS Kesehatan Mendapat Prioritas Vaksin Covid-19


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

KETUA Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, menyebutkan penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan akan mendapatkan prioritas vaksin covid-19.

"Penerima bantuan pembayaran iuran BPJS yang jumlahnya mencapai 86 juta orang," kata Airlangga saat dialog virtual yang diadakan BNPB, Senin (12/10).

Penerima vaksin diprioritaskan kepada tenaga medis dan paramedis, pelayan kesehatan, pelayan hukum, termasuk TNI dan Polri berjumlah 3,5 juta orang.

Selanjutnya, vaksin juga diberikan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat pemerintahan berjumlah 5 juta orang. Tenaga pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga dosen universitas swasta dan negeri berjumlah 4,3 juta orang.

Baca juga : Berperan Sebagai Antioksidan, Vitamin E Lindungi Sel Tubuh

Selakin itu ada aparat pemerintah pusat dan daerah ada 2,3 juta orang, penerima bantuan pembayaran iuran BPJS 86 juta orang. Sehingga totalnya berjumlah 102 juta orang.

"Selain itu masyarakat yang berusia 19-59 tahun. Sehingga total keseluruhan yang akan menerima vaksin berjumlah 160 juta orang," ujarnya.

Menurut Airlangga berdasarkan vaksin yang ada dibutuhkan 2 dosis setiap orang sehingga pemerintah membutuhkan 320 juta dosis yang kemudian akan diberikan kepada masyarakat.  (OL-2)

 

BERITA TERKAIT