12 October 2020, 12:55 WIB

CSR Perusahaan Bantu UMKM Bertahan


Wisnu AS | Ekonomi

SURVEI Badan Pusat Statistik (BPS) menyimpulkan bahwa transaksi penjualan 90% pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada masa pandemi mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pergerakan ekonomi yang melambat memberikan dampak pada sektor UMKM.

Para pelaku UMKM sejatinya sudah melakukan beragam langkah untuk bertahan, seperti mencari pasar baru dan memberikan penawaran menarik dengan potongan harga dan pemberian bonus. Tapi, langkah ini tampaknya belumlah cukup, karena masih terkendala oleh berbagai hal, termasuk fasilitas dan kemampuan sumber daya manusia.

Melihat hal tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia melalui program corporate social responsibility (CSR) memberikan uluran tangan dan membantu para pelaku UMKM untuk tetap bertahan di masa pandemi. Program bernama Sharp Berdikari tersebut merupakan pemberdayaan masyarakat guna mengembangkan potensi ekonomi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan alam yang ada di lingkungan sekitar agar dapat produktif, kreatif, dan mandiri.

National Sales Senior General Manager Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo, menyatakan pihaknya berupaya membantu masyarakat Indonesia dengan memberikan yang dibutuhkan. "Kami akan melakukan pendampingan pelatihan soft skill & hard skill serta membantu pasokan bahan baku dan modal untuk para pelaku usaha. Ini merupakan kontribusi yang dapat dilakukan perusahaan untuk membantu menggerakkan roda perekonomian, khususnya di Jakarta”, ujarnya.

Menggandeng Filantra sebagai mitra NGO, tahap awal program Sharp Berdikari akan fokus di kota Jakarta, tepatnya di wilayah Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, “Selama 1 tahun pertama, kami akan fokus untuk membangun ekosistem wirausaha yang berkelanjutan bagi masyarakat baik secara ekonomi maupun organisasi. Kami pun membuka kesempatan bagi warga masyarakat yang juga ingin belajar untuk memulai wirausaha," lanjut Andry.

Marketing Director Filantra, Apipudin, memberikan apresiasi atas inisiasi dan bantuan senilai Rp300 juta dari Sharp. “Program pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan kegiatan yang tepat untuk dilakukan dalam menghadapi kondisi pandemi seperti saat ini. Para penerima akan mendapatkan manfaat yang sangat luar biasa tidak hanya untuk saat ini tapi untuk kelangsungan hidup mereka di masa depan." (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT