12 October 2020, 15:25 WIB

TM Ragunan Dibuka Esok, Anak-Anak dan Lansia masih Dilarang


Hilda Julaika | Megapolitan

TAMAN Margasatwa (TM) Ragunan kembali dibuka menyusul diberlakukannya masa Pembatasan Berskala Besar (PSBB) transisi. Pembukaan Ragunan dijadwalkan mulai esok, Selasa (13/10).

"Ya benar [Ragunan dibuka]," kata Kepala Humas TMR, I Ketut Wayan saat dikonfirmasi, Senin (12/10).

Menurut Wayan, pengunjung yang datang dibatasi hanya sekitar 25% dari kapasitas normal pengunjung. Jumlahnya maksimal 2.000 pengunjung dari kapasitas normal yang bisa mencapai 8.000 pengunjung per hari. Meski begitu, angka 2.000 pengunjung ini naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan saat masa PSBB diperketat.

"Iya dibatasi 25%, kalau dikonversikan jumlah pengunjungnya dibatasi 2.000 dari kapasitas normal 8.000 pengunjung," jelasnya.

Selain itu, beberapa kelompok pengunjung masih dilarang untuk melakukan wisata ke Ragunan. Di antaranya, anak 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia di atas usia 60. Kemudian, pengunjung dengan penyakit diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal, dan penyakit komplikasi lain.

Adapun mengenai pembelian tiket, pengelola menyediakan penjualan secara daring dan harus mendaftar terlebih dahulu lewat bit.ly/PesantiketTMR. Bagi yang sudah memesan tiket, pelayanan verifikasi pendaftaran daring di loket mulai pukul 07.30-14.00 WIB atau selama jam operasional Ragunan. 

"Kami sudah menyediakan antisipasinya untuk masyarakat yang datang secara dadakan karena belum mengetahui pendaftaran dilakukan secara online. Kami juga memberikan kemudahan dengan mengisi formulir secara langsung di tempat," ungkapnya.

Wayan meminta pengunjung tidak perlu khawatir dengan lokasi karantina mandiri covid-19 yang salah satunya mengambil tempat di Graha Wisata Ragunan. Lokasi kebun binatang Ragunan berbeda dengan Graha Wisata Ragunan, tempat isolasi pasien covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala (OTG) tersebut.

"Beda, jadi banyak yang tidak mengetahui, kebun binatang ini kan ada di Kelurahan Ragunan, nah wisma Graha Wisata itu satu kelurahan tapi beda pengelola dengan Ragunan," pungkasnya. (P-2)

BERITA TERKAIT