12 October 2020, 15:10 WIB

Pengusaha Bioskop Perlu Proses dalam Tayangkan Film


Putri Anisa Yuliani | Ekonomi

PENGUSAHA bioskop tak serta merta bisa langsung membuka usahanya dan memutar film meski saat ini Pemprov DKI Jakarta sudah mengizinkan bioskop kembali beroperasi. Ada beberapa prosedur yang berkaitan dengan izin yang harus dipenuhi oleh pengusaha.

"Tidak otomatis buka. Saya tidak bisa katakan berapa lama, nanti saya salah. Tapi yang pasti ada koordinasi dan komunikasi dengan para distributor film lokal maupun luar negeri dulu. Kami sampaikan kondisinya saat ini seperti ini. Kapasitas penonton hanya boleh 25%," ujar Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin saat dihubungi Media Indonesia, Senin (12/10).

Komunikasi itu juga berkaitan dengan kemauan para distributor untuk mengedarkan film-filmnya di bioskop Indonesia. Menurutnya, apabila Jakarta sudah mulai memperbolehkan bioskop dibuka, daerah-daerah lain akan mengikuti sehingga pasar bioskop akan tetap terbuka lebar.

Namun, menurutnya perlu waktu bagi dirinya dan pengusaha film untuk mendatangkan film-film luar negeri.

"Kan mendatangkan film luar negeri butuh waktu ya. Saya tidak bicara platform lain tapi khusus bioskop. Nanti kita lihat mana film yang mau dan belum pernah diedarkan atau ditayangkan. Kalau pun mereka setuju, juga butuh waktu, perlu proses," jelasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT