12 October 2020, 15:00 WIB

Ada 121 Kawasan Industri Baru Sepanjang 2020


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) berupaya memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Guna mengakomodasi realisasi investasi baru, Kemenperin memfasilitasi pembangunan kawasan industri yang terintegrasi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Hingga Agustus 2020, telah tebangun sebanyak 121 kawasan industri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Dody Widodo dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (12/10).

Dody mengungkapkan, hingga saat ini, kawasan industri di luar Jawa mengalami peningkatan sebanyak 14 kawasan dengan penambahan luas lebih dari 9.000 hektare. Berdasarkan data penjualan lahan di kawasan industri yang dihimpun oleh Himpunan Kawasan Industri (HKI) pada 2019, terdapat investasi penanaman modal asing (PMA) sebanyak 42 perusahaan dengan kebutuhan lahan sebesar 371,11 hektare.

Lalu penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebanyak 35 perusahaan dengan kebutuhan lahan sebesar 50,27 hektare. “Pada 2020 terdapat investasi PMA sebanyak 20 perusahaan dengan kebutuhan lahan sebesar 61,82 hektare dan untuk PMDN sebanyak 5 perusahaan dengan kebutuhan lahan 13 hektare,” sebut Dody.

Adanya peningkatan penanaman modal tersebut, terang Dody, sejalan dengan tekad pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Tanah Air. Insentif melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal, termasuk juga fasilitasi kemudahan dalam izin usaha. (OL-14)

BERITA TERKAIT