12 October 2020, 14:49 WIB

Lusa, RUU Cipta Kerja Diserahkan kepada Presiden


Sri Utami | Politik dan Hukum

DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) akan menyerahkan draf omnibus law RUU Cipta Kerja kepada Presiden Joko Widodo pada Rabu (14/10). Hal tersebut karena tujuh hari kerja setelah paripurna dilaksanakan.

"Tujuh hari kerja itu adalah hari Rabu. Sabtu dan Minggu tidak dihitung. Yang disebut di dalam UU tujuh hari kerja mulai Rabu, bukan hari ini," jelas Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar, Senin (12/10).

Draf RUU setebal 1.035 halamam tersebut, sambung Indra, masih harus dirampungkan kembali hari ini sebelum diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk ditandatangani.

"Siang ini masih mau difinalkan dulu. Itu yang terakhir dibahas sampai kemarin," imbuhnya.

Dia mengatakan RUU setebal 905 halaman yang diparipurnakan 5 Oktober tersebut masih sama isinya. Pihaknya hanya melakukan perapian penulisan.

"Tidak ada (perubahan). Itu hanya typo dan format. Format dirapikan spasi-spasinya sehingga kedorong semua halaman," tukasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT