12 October 2020, 14:27 WIB

Kapasitas Bioskop Hanya 25%, Pengusaha: Bisa Tidak Balik Modal


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GABUNGAN Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) menyayangkan ketentuan kapasitas pengunjung bioskop dalam teater sebesar 25%.

Jumlah ini dinilai menurun dibandingkan dengan prosedur pembukaan bioskop pada masa PSBB transisi jilid 1, yakni 5 Juni-13 September 2020. Asosiasi khawatir jika ketentuan ini diterapkan, pengusaha tidak bisa balik modal.

"Iya sayang sekali itu. Semakin berkurang (kapasitas). Malah jangan-jangan nanti hanya 10%," ujar Ketua GPBSI Djonny Syafruddin saat dihubungi, Senin (12/10).

Pihaknya berupaya untuk melakukan konsultasi terkait kapasitas pengunjung dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. 

Baca juga: PSBB Transisi, Restoran di DKI Boleh Layani Makan di Tempat

Namun, jika usulan penambahan kapasitas pengunjung tidak disetujui, pihaknya tetap mengikuti aturan yang berlaku.

"Kami akan berkonsultasi dulu dengan DKI. Tapi pada dasarnya, kami patuh terhadap aturan. Mau itu 50% atau 25%, kan sudah aturan dari DKI," terang Djonny.

Pihaknya juga sera melakukan sosialisasi dengan sejumlah pengusaha di industri perfilman. Menurutnya, produksi film domestik dan global tidak berhenti selama masa PSBB.

"Sendainya sudah disetujui, bioskop boleh buka, kami akan paparkan ini kepada pengusaha film. Apakah mau tayang di bioskop dengan ketentuan ini. Tentunya mereka juga punya perhitungan sendiri untuk balik modal," pungkasnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT