12 October 2020, 13:53 WIB

Banjir Longsor di Tasikmalaya Renggut Satu Jiwa


Adi Kristiadi | Nusantara

HUJAN deras yang membawa material longsor yang terjadi di beberapa wilayah menyebabkan ruas jalan utama, tepatnya Kampung Cibuntu, Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tak bisa dilalui kendaraan. Kejadian itu tidak ada korban jiwa, tetapi material longsor menutup badan jalan sepanjang 50 meter.

Camat Parungponteng, Fauji, mengatakan hujan deras yang terjadi sejak malam hari di wilayahnya telah menyebabkan longsor dan menimbun jalan utama Parungponteng arah Sodonghilir dengan panjang 50 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan tanah mencapai 2 meter.

Namun, longsor susulan bisa terjadi. Ada beberapa lokasi yang menimbun rumah warga hingga persawahan.

"Sampai kini penanganan dan evakuasi material longsor belum dilakukan oleh petugas, karena tak bisa melakukan dengan cara manual. Petugas tetap berupaya menunggu alat berat ke lokasi tapi bencana ini telah menyebabkan ruas jalan terbelah," katanya, Senin (12/10).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin, mengatakan, banjir dan longsor yang terjadi telah merusak rumah. Banjir dan longsor tersebut di wilayah Desa Karyabakti, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, menutup akses jalan hingga merusak dua rumah.

"Bencana itu juga terjadi di kecamatan lain, mulai dari Jatiwaras, Sukaraja, Bantarkalong, Tanjungjaya, Karangnunggal, Gunungtanjung. Kejadian itu menyebabkan satu korban meninggal dunia berada di Desa Malatisuka. Ini karena rumahnya hancur dan korban tertimbun longsor. Akan tetapi, sekarang petugas berupaya melakukan evakuasi, terutama material tanah dan mengevakuasi korban jiwa," paparnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT