12 October 2020, 12:50 WIB

Twitter Tandai Cicitan Trump yang Mengaku Kebal Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

TWITTER menandai cicitan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyatakan dirinya kebal covid-19 sebagai sebuah informasi yang menyesatkan terkait virus korona.

"Sebuah pesan yang utuh dan total dari para dokter Gedung Putih kemarin. Artinya aku bisa jadi (imun) dan tidak akan menularkan. Kabar yang sangat baik," cicit Trump di Twitter, Minggu (11/10).

Unggahan itu mendapatkan tanda dari Twitter dengan sebuah pernyataan penolakan yang menyatakan itu melanggar aturan Twitter soal menyebarkan informasi yang menyesatkan dan berpotensi berbahaya terkait covid-19.

Baca juga: Trump Klaim Kebal Covid-19

Salah seorang perwakilan Twitter mengatakan Twitter sudah membuat klaim kesehatan menyesatkan tentang covid-29 atas cuitan itu.

"Keikutsertaan dengan unggahan itu akan sangat dibatasi sebagai standar di kasus semacam itu," katanya seperti dikutip Senin (12/10).

Trump telah menyatakan dirinya sudah sembuh sepenuhnya dari covid-19 dan tidak akan menularkan penyakit itu pada orang lain, membuatnya bebas untuk kembali menggelar kampanye besar selama minggu-minggu final pemilu AS.

Presiden AS itu mengumumkan pertama kali bahwa dia positif terjangkit covid-19 pada 2 Oktober 2020. Dokter yang menangani Trump, Sabtu (10/10) mengatakan presiden sudah menjalani tes dan menunjukkan hasil bahwa ia tidak lagi menular.

Bukti nyata ilmiah masih belum jelas berapa lama seseorang akan sembuh dari covid-19, punya antibodi dan terlindung dari infeksi kedua.

Trump bersemangat kembali berkampanye setelah absen lebih dari seminggu.

Dia berencana melakukan perjalanan ke Florida pada Senin (12/10) lantas ke Pennsylvania dan Iowa pada Selasa (13/10) dan Rabu (14/10) berturut-turut. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT