12 October 2020, 12:43 WIB

Banjir Jagakarsa, DKI Harus Inspeksi Seluruh Badan Sungai


Hilda Julaika | Megapolitan

MUSIBAH banjir dan tanah longsor terjadi di Perumahan Melati Residence, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10) malam. Musibah ini diduga terjadi karena adanya kelalaian dari pihak pengembang, badan kali menyempit akibat adanya bangunan di sempadan sungai. Peristiwa ini bahkan menewaskan seorang warga.

Menurut pengamat tata kota Nirwono Joga, Pemprov DKI Jakarta harus melakukan inspeksi ke seluruh badan sungai. Khususnya dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pertanahan (Citata).

Hal ini dilakukan untuk mengaudit bangunan yang melakukan pelanggaran sempadan sungai. Hal itu, karena ikut mempersempit badan sungai sehingga ketika hujan deras tak mampu menampung air dan terjadi banjir.

“Dinas SDA bersama Dinas Citata melakukan inspeksi ke seluruh badan sungai untuk mengaudit bangunan yang melanggar sempadan sungai (termasuk mempersempit badan sungai),” kata Nirwono kepada Media Indonesia, Senin (12/10).

Baca juga:  Kelalaian Diduga Penyebab Banjir di Jagakarsa

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan bangunan-bangunan yang melanggar tata ruang. Seperti ada bangunan yang menempel dengan sempadan sungai sehingga mempersempit badan sungai. Dampaknya, kapasitas sungai menjadi berkurang. Hal ini harus segera dibongkar atau ditertibkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Masyarakat juga dapat melaporkan bangunan-bangunan yang melanggar tata ruang atau menempel sempadan sungai (mempersempit badan sungai) sehingga kapasitas sungai berkurang untuk dibongkar/ditertibkan o/leh Pemprov DKI,” tegasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT